Furthermore, Elkington berfikir bahwa kalau seseorang ingin bisnisnya bisa sustainable, maka pengusaha dan pemangku kepentingan didalam perusahaan harus bertindak seimbang, dengan kata lain para businessman tidak hanya di tuntut untuk bisa menjalankan roda ekonominya semata dan memperoleh keuntungan untuk kemudian di isi di kantong masing-masing, hehe... :) akan tetapi pengusaha juga harus memiliki kepekaan terhadap lingkungannya dan kesejahteraan sosial masyarakat disekitarnya.
Hal di atas merupakan pandangan dari seorang Elkington bagi para stakeholder yang menjalankan usahanya, dan..... bagaimana dengan para ilmuan dan perannya bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia ?
Bagi saya ilmuan dengan ilmunya harus bermanfaat bagi orang-orang yang ada di sekelilingnya. Hal ini bisa tercermin dari berbagai aktivitas yang di lakukannya, kemudian penelitian yang dilakukannya haruslah memberi kontribusi juga. Belajar sebenarnya adalah bentuk perayaan dan penghargaan bagi diri sendiri (Andrea Hirata). Belajar bukan hanya untuk diri sendiri tapi untuk menjadikan diri kita lebih bernilai bagi lingkungan dan kehidupan sosial. Namun, ada hal yang tidak bisa kita biarkan begitu saja, yaitu nutrisi hati, intuisi kita. bukan hanya otak kita yang butuh unutk di isi dengan ilmu, tapi juga hati kita perlu di beri nutrisi.
jika keseimbangan bisnis bisa di pelihara dengan prinisp 3P People, Profit dan Planet, maka keseimbangan dalam diri seorang ilmuan bisa di peroleh dengan menutrisi otak kita dengan ilmu, menutrisi hati kita dengan charger iman, dan bermanfaat bagi lingkungan lewat pengajaran dan penelitian kita.
Be Positive, Positive, Positive :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar