Hai Pemuda!!! Pernahkah merasakan hal indah yang Tuhan ciptakan ?
Hal indah itu tak terdefinisikan, seperti kata Annies Mata cinta tak terdefinisi :),
Seiring berjalannya waktu, ada banyak mahasiswa/mahasiswi di kampus yang terlibat perasaan indah ini,
namun, tidakkah kita pernah merenungkan ?
bahwa cahaya Allah pun menjauh dari kita seiring kita merasakan jatuh cinta,
pernahkah kita merenungkan kenapa kita tak kunjung di wisuda ? kenapa kita senantiasa terlambat dalam menggapai cita-cita kita ? mengapa kita sering merasakan seakan-akan ruang pembelenggu yang menjadi dinding pemisah antara kita dan cita-cita kita.
Hai anak muda, akupun sama seperti kalian, namun lewat tulisan ini aku ingin berkontribusi untuk kebaikan kita sekalian, sebab Fadzakkir Innamaa anta Muzakkir, yang artinya Berilah peringatan, sesungguhnya peringatan itu sangat bermanfaat, nah artikel sederhana ini merupakan bagian kecil dari peringatan terhadap sesama manusia, menjadi media kontribusi bagi teman-teman pemuda, semoga bermanfaat,
apa yang aku sampaikan lewat tulisan ini adalah intisari dari berbagai kajian yang aku dengarkan, dan kejadian yang aku alami sendiri.
Hubungan berkasih-sayang adalah hal yang lazim dalam kehidupan sosial sehari-hari, namun coba renungkan apakah kita pernah berbuat dosa ? sesungguhnya dosa-dosa kita maksiat-maksiat kita adalah hal yang membatasi kita dari kesuksesan. Jangan dikira kedekatan kita dengan kekasih tidak halal kita adalah kebahagiaan bagi kita, sebenarnya itu merupakan sebuah awal kemaksiatan kita, secara otomatis berimbas terhadap masa depan dan kesuksesan kita kedepannya.
Kseuksesan itu akan menghampiri jika kita dekat dengan pembuka jalan, cahaya Allah akan datang jika kita mampu mendekatinya, kitapun bisa mengundang malaikat dengan mengaktifkan signal kita, signal panggilan terhadap mahluk Allah itu, dengan cara apa ? dengan cara melakukan ibadah sesuai dengan permintaan Allah, malaikat akan datang dengan izin Allah, dan Allah akan membukakan cahayaNya pada kita, maka terbukalah jalan kesuksesan bagi kita. namun, jika kita bermaksiat maka cahaya Allah itu akan hiang. Pernah kehilangan dompet ? saat kita mencari dompet tersebut di tengah ruangan yang gelap, maka dompet itu walaupun ada di dekat kita, tetap tidak akan kita temukan, kenapa ? karena kita hanya mampu meraba-raba dompet itu didalam kegelapan ruangan tersebut. tapi jika kita menyalakan lampu, maka cahaya dari lampu tersebut akan menyinari ruangan tersebut, dan dengan sendirinya dompet tersebut akan di temukan. Karena kita tidak meraba-raba lagi, tapi kita melihat dengan jelas dengan cahaya itu.
Maka jangan biarkan cahaya Allah itu pergi.
Pemuda, fikirkan hal yang baik dan bermanfaat bagi hidupmu, dan masa depanmu. Bagaimana caranya ? caranya adalah dengan mengenal diri sendiri. Sudahkah dirimu mengenal dirimu sendiri ? ayo, coba jawab siapa aku ? untuk apa aku diciptakan ke dunia ini ? apa tujuanku hidup di dunia ini ?
Jawablah pertanyaan di atas, dengan baik-baik renungkan dengan baik, dan jangan pernah lupa hidup ini ada dan akhirnya di tiadakan oleh Allah, maka perjalanan menuju Allah adalah mulai dengan mengenal diri sendiri.
Kenalilah diri sendiri, jangan biarkan perasaan cinta mengambil kebijaksanaan dalam dirimu. Sebab, jika cinta terhadap kekasih itu sudah mendarah daging, maka hanya kesedihan dan kegelapan yang akan senantiasa datang kepada kita. Namun, jika kita mampu ikhlas membiarkan cinta yang bukan milik kita, maka kebijaksanaan diri kita akan hadir kembali, sebab kita sudah lebih mengenal diri kita sendiri dari sebelumnya. Orang yang bunuh diri karena keputus asaan cinta mengira bahwa dengan mengakhiri hidupnya maka masalah akan selesai, tidak- itu malah menyaikiti diri sendiri. mintalah pertolongan pada Allah dengan sabar dan sholat, dan Allah akan menyelesaikan semuanya dengan cara-Nya, maka bersabarlah dan sholatlah :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar