Kamis, 07 Desember 2017

Sudah sampai mana ?

Bahagiku hari ini, tanpa bayang-bayang resah mengharap kasih manusia fana.
Meneguk rasa kecut manis pahit asam dan asin kehidupan disini.
Mengawali semua dengan perasaan sadar akan tempatku sebagai makhluk, berbentuk sempurna, terbentuk dari tanah tembikar, diciptakan sempurna dengan satu paket ruh dan jiwa, akal dan juga sisi lain yang selalu meminta bagiannya (nafsuh).
Maka kusebut semua itu sebagai adonan yang tergabung disatu masa, terbentuk dengan Ketentuan dan andil besar dari-Nya.

Perjalanan mempertemukan aku dengan berbagai hal dan jalan kehidupan.
Kekekalan bahagia hanya bisa dirasa saat kembali padaNya, meminta belaianNya, menagih rasa rindu padaNya, membiarkan segala ilusi dunia pergi, hingga sempurnalah tadzkiyatun nafsh kita.
Kembali itu rasanya seperti tak henti-henti mengingatiNya dalam hati, dalam aksi.
Seberapa tangguh berdiri menghadapi duri dunia, ada yang datang bertemu untuk membawa kita mendapat bonus kehidupan, hingga posisi kita naik dan pantas menujuNya, bertemu denganNya. Ada pula yang datang dan menjadi tangga yang membawa kita turun menuju ke jalan yang salah.
Ini ibarat permainan ular tangga, disatu masa mendapat tangga untuk naik ke puncak, di masa yang lain pasti bertemu ranjau yang membawaku turun lagi, mengulang lagi, dan begitu seterusnya.
Sampai aku temukan sebuah jalan abadi, yang takkan pernah membawaku turun, jalan ini merupakan ungkapan dari sang Maha kekal, yang mengungkapkan bahwa didalamnya ada surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, ...... mereka hidup kekal didalamnya. Aku sadar keabadian itu ada di sana, ketika kita dipanggil kembali menghadapNya, menujuNya.
Hai tangan, kaki, mulut, lidah, kulit, telinga, semua kalian akan bicara mengungkapkan aktivitasmu selama didunia padaNya, dihari saat engkau di letakkan ditanah, sendiri tanpa siapapun, hanya membawa diri, dan hingga saat engkau di bangkitkan dengan tiupan pertamaNya. Hai diri, sudah sampai manakah persiapanmu ?
Ah, sudahlah kan tinggal menunggu waktu saja ^_^

Semoga kita semua diselamatkan Allah, dan kembali padaNya dan ditempatkan dalam keabadian bersama kitab 'illiyun kita', bersama bacaan-bacaan Al-qur'an kita, bersama keluarga kita, bersama saudar-saudara kita yang selalu mengajak untuk kembali dan menuju padaNya dalam keadaan selamat ^_^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar